pengalamanku dengan pacar sewaktu sma diperkosa
Aku anak pertama dari dua bersaudara di keluargaku, adiku satu-satunya adalah
perempuan, dilahirkan sebagai laki-laki tulen. Umurku sekarang udah 27. Dari
kecil aku udah sangat tetarik dengan apa yang namanya sex, apapun bentuknya,
asalkan yang menyangkut heterosexual bukan homosexual. Maklum aku masih
laki-laki normal. Begitu kuatnya libidoku, kadang-kadang aku punya pikiran apa
aku termasuk Hypersexual ?. I don't know and I don't want to know about that.
Yang penting aku masih enjoy kok.
Pengalaman pertamaku mengenal kenikmatan sex pada usia 6 tahun, waktu itu aku
sering main sama anak cewek tetanggaku yang usianya 5 tahun. Pada satu saat aku
pernah tempelin penisku ke vaginanya, ternyata perasaan nikmat itulah yang
membuat aku ketagihan. Aku jadi sering onani setelah itu. Tapi ini nggak akan
aku ceritain lebih lanjut.
Pengalaman sex yang cukup lumayan, aku alami pada usia 11 tahun, waktu itu aku
kelas 6 SD. Ceweku waktu itu usianya dibawahku setahun. Dia cukup cantik dan
bongsor, maklum Indo Batak-Jerman. Nggak heran dia jadi kembangnya di sekolahku.
Aku sendiri cukup populer, selain aktiv diberbagai kegiatan sekolah, aku juga
punya Body dan Wajah yang OK (buktinya, tu ceweku mau). Aku pacaran sama dia
nggak lama kok cuma mulai menjelang perpisahan kelas, sampai kelas 1 SMP awal.
Tapi aku cukup banyak mendapatkan pengalaman sex sama cewekku itu, panggil aja
dia Elvi.
Awal kejadian adalah waktu menjelang pesta perpisahan kelas, kita semua,
terutama aku yang biangnya kegiatan, sibuk dengan berbagai rancangan acara yang
akan diadakan, yang jelas aku mau nge-band nanti. Dari kegiatan nge-band itu aku
sama dia mulai deket, karena dia piano player di Bandku. Tiap kesempatan latihan
aku udah mulai perhatiin dia, dari mulai ujung rambut sampai ke ujung kaki. Dan
aku takjub dengan pemandangan itu. Wajahnya cantik, didukung body yang tinggi
dan putih. Yang lebih istimewa lagi dia sudah punya dada yang besar untuk anak
seusianya, dan terus terang itu yang paling menraik perhatianku.
Singkat cerita aku jadian juga sama dia, dan telepon di rumah nggak pernah
berhenti berdering, siapa lagi kalo bukan dari Elvi buat aku. Suatu ketika
pulang sekolah aku main kerumah sohib lakiku kebetulan rumahnya beda 6 rumah
dari rumah Elvi. Beberapa saat aku main disana, tiba-tiba Elvi muncul trus
ngajak aku main ke rumahnya, alasanya sih mau minta diajarin gambar sama aku.
Aku nggak langsung mau, soalnya aku takut sama bokapnya yang dikenal galak. Tapi
dia bisa ngeyakinin aku, dia bilang Bonyok-nya pergi dan tinggal adiknya yg
masih bayi sama baby sitternya. OK aku mau dech. Aku nggak nyangka, rupanya hari
itu-lah pengalaman sex pertamaku dimulai.
Aku masuk kerumahnya yang sepi, aku pikir aku akan ngajarin gambar dia diruang
tamu, ternyata dia langsung ngajak aku masuk ke kamarnya. Sejuk banget kamarnya
karena ada AC, perabotanya juga lengkap, kayak kamar Bonyok aku, ada TV kulkas
lemari dan kamar mandi sendiri. Acara belajar dan mengajar itu ternyata nggak
lama, soalnya dia ngajakin aku nonton Video ( waktu itu Video masih barang
mewah). "Dan, nonton film aja yuk, mau kan ? " gitu katanya. Aku langsung
setuju, aku pikir kapan lagi aku bisa nonton Video dikamar ceweku, he he he.
"Boleh, Film apa Vi ? aku tanya gitu. "Ada dech, kamu pasti suka kok Dan".
Akhirnya dia setel film itu. Dan aku baru sadar kalo itu Blue Film, yang selama
ini cuma aku denger ceritanya dari temen2x aku. Serius banget kita nonton Film
itu, apa lagi aku yang baru pertama kali, baru lihat awalnya aja, penisku udah
tegang setegang-tegangnya. Dan celakanya Elvi tahu itu. Elvi merebahkan
kepalanya di pangkuanku, kepalnya langsung kena ke penisku yang tegang. Aduh
mak, enak banget, karena kenikmatan itu, secara nggak sengaja aku belai kepala
Elvi, makin lama belaianku makin kuat. Elvi pun makin menggeliat-geliatkan
kepalanya diatas penisku. Ini bikin aku tambah kelimpungan.
Tiba-tiba Elvi mendongakan kepalanya keatas, menatapku dengan sayu. Trus dia
bilang, "Dan, cium aku Dan", bibirnya yang merekah sexy berwarna merah muda agak
sedikit membuka. Aku yang udah dari tadi dihinggapi nafsu yang sangat tinggi
langsung tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Kulumat bibir Elvi dengan
lembut, tetapi lama-kelamaan semakin kuat ciumanku, dan Elvi juga
mengimbanginya. Dia menyisipkan lidahnya dimulutku, aku merasakan kenikmatan
yang tidak pernah aku rasain sebelumnya. Langsung saja dengan nekat kutarik
tangan Elvi dan arahkan ke penisku. Elvi langsung meremas-remas penisku. Wowww,
rasanya nikmat banget. Aku makin kesetanan aku buka kancing baju Elvi
satu-persatu. Elvi membantuku untuk membuka bajunya sendiri. lalu dia campakan
bajunya di karpet kamarnya. Kulihat dada mulus Elvi yang lumayan besar.menyembul
dibalik BH-nya yang berwarna krem. Sebenarnya aku udah nggak tahan untuk membuka
BH-nya, tapi aku pengen buka rok-nya dulu. Ternyata Elvi lebih ber-inisiatif,
dia langsung menanggalkan roknya ke bawah, sehingga praktis Elvi hanya
menggunakan BH dan celana dalam saja. Ciuman Elvi semakin bernafsu, aku membuka
pengait BH-nya yang ada di depan. Dan seketika buah dadanya terlihat oleh ku.
Didorong oleh nafsu yang sudah menggila aku langsung menjilati dan menghisap
putting susunya yang kemerahan meruncing dan sedikit berkilap. Gerakan dan desah
nafas Elvi semakin benafsu, dan ini menambah gairahku. Elvi menjambak rambutku
dan mendorong kepalaku sampai terbenam di dadanya yang putih dan mulus. Aku
semakin menggila, kugigit lembut putting susunya, dan "ouhhh achhhhhh, terus
Dan", begitu jerit Elvi. Tiba-tiba tangan Elvi bergerak cepat ke celanaku dia
membuka pengait celanaku dan memasukan tanganya yang ramping ke balik celana
dalamku. Dia meremas dan mengocok penisku dengan lembut sambil mengusap kepala
penisku dengan ibu jarinya. Sekarang gantian aku yang kelimpungan dibuatnya. Aku
nggak sangka Elvi senekat itu. Aku jadi nggak ragu-ragu lagi untuk melepaskan
celana dalamnya. Dan rupanya Elvi sudah menunggu respon dari aku ini. Elvi
langsung merebahakn badanya ke ranjang kamarnya yang empuk dan kedua kakinya
dengan posisi mengangkan dihadapanku. jantungku berdegup dengan keras melihat
pemandangan ini, maklum aku nggak pernah melakukan hal seperti ini sebelumnya,
jika tindakanku tadi benar-benar mengena, maka ini dikarenakan Blue Film yang
kita tonton berdua dan 50% naluri.
"Danny, sini Dan….." kata Elvi menyuruhku untuk tidur disampingnya. Aku naik ke
tempat tidurnya tapi bukan untuk tidur, tetapi aku menghisap dan menjilati
putting susu Elvi lagi. Elvi melenguh kuat, tanganku bergerak dari arah buah
dadanya ke arah pusar dan terus kebawah, tanganku mulai masuk ke liang
vaginanya. Aku baru akan mempraktekan apa yang sudah aku tonton dari Blue Film
itu. Elvi semakin mendesah-desah dengan kuatnya, sementara tangan kiri Elvi
sibuk mengocok-ngocok penisku yang sudah membesar dan tegang.
Vagina Elvi semakin lama semakin basah sehingga jemariku semakin lancar untuk
bergerak didalamnya. Tiba-tiba Elvi mengerang dengan kuat, dia menjambak
rambutku dengan kuat pinggulnya dinaikannya keatas dan kemudian dia lemas
seketika. Kukira aku udah melakukan kesalahan, tetapi mata Elvi yang semula
terpejam rapat, terbuka kembali memandangku dengan sayu. "Makasih ya Dan", gitu
katanya, untuk apa aku pikir. "Aku udah puas, sekarang giliran kamu". Aku
bengong menatapnya. Lalu Elvi mendorong tubuhku kebelakang sehingga aku dalam
posisi terlentang. Penisku bebas mengacung keatas. Lalu Elvi meraih penisku dan
tangannya mulai bergerak naik turun dengan lembut. Aku blingsatan dibuatnya
semakin lama denyutan pada penisku semakin kuat, dan badanku pun mulai
mengejang. Elvi semakin kuat mengocok penisku, dan tiba-tiba tumpahlah air
kenikmatan itu sehingga membasahi sprey dan sebagian wajah Elvi yang kebetulan
ada di dekat penisku.
Technorati Tags: kontol, memek jawa, memek abg
perempuan, dilahirkan sebagai laki-laki tulen. Umurku sekarang udah 27. Dari
kecil aku udah sangat tetarik dengan apa yang namanya sex, apapun bentuknya,
asalkan yang menyangkut heterosexual bukan homosexual. Maklum aku masih
laki-laki normal. Begitu kuatnya libidoku, kadang-kadang aku punya pikiran apa
aku termasuk Hypersexual ?. I don't know and I don't want to know about that.
Yang penting aku masih enjoy kok.
Pengalaman pertamaku mengenal kenikmatan sex pada usia 6 tahun, waktu itu aku
sering main sama anak cewek tetanggaku yang usianya 5 tahun. Pada satu saat aku
pernah tempelin penisku ke vaginanya, ternyata perasaan nikmat itulah yang
membuat aku ketagihan. Aku jadi sering onani setelah itu. Tapi ini nggak akan
aku ceritain lebih lanjut.
Pengalaman sex yang cukup lumayan, aku alami pada usia 11 tahun, waktu itu aku
kelas 6 SD. Ceweku waktu itu usianya dibawahku setahun. Dia cukup cantik dan
bongsor, maklum Indo Batak-Jerman. Nggak heran dia jadi kembangnya di sekolahku.
Aku sendiri cukup populer, selain aktiv diberbagai kegiatan sekolah, aku juga
punya Body dan Wajah yang OK (buktinya, tu ceweku mau). Aku pacaran sama dia
nggak lama kok cuma mulai menjelang perpisahan kelas, sampai kelas 1 SMP awal.
Tapi aku cukup banyak mendapatkan pengalaman sex sama cewekku itu, panggil aja
dia Elvi.
Awal kejadian adalah waktu menjelang pesta perpisahan kelas, kita semua,
terutama aku yang biangnya kegiatan, sibuk dengan berbagai rancangan acara yang
akan diadakan, yang jelas aku mau nge-band nanti. Dari kegiatan nge-band itu aku
sama dia mulai deket, karena dia piano player di Bandku. Tiap kesempatan latihan
aku udah mulai perhatiin dia, dari mulai ujung rambut sampai ke ujung kaki. Dan
aku takjub dengan pemandangan itu. Wajahnya cantik, didukung body yang tinggi
dan putih. Yang lebih istimewa lagi dia sudah punya dada yang besar untuk anak
seusianya, dan terus terang itu yang paling menraik perhatianku.
Singkat cerita aku jadian juga sama dia, dan telepon di rumah nggak pernah
berhenti berdering, siapa lagi kalo bukan dari Elvi buat aku. Suatu ketika
pulang sekolah aku main kerumah sohib lakiku kebetulan rumahnya beda 6 rumah
dari rumah Elvi. Beberapa saat aku main disana, tiba-tiba Elvi muncul trus
ngajak aku main ke rumahnya, alasanya sih mau minta diajarin gambar sama aku.
Aku nggak langsung mau, soalnya aku takut sama bokapnya yang dikenal galak. Tapi
dia bisa ngeyakinin aku, dia bilang Bonyok-nya pergi dan tinggal adiknya yg
masih bayi sama baby sitternya. OK aku mau dech. Aku nggak nyangka, rupanya hari
itu-lah pengalaman sex pertamaku dimulai.
Aku masuk kerumahnya yang sepi, aku pikir aku akan ngajarin gambar dia diruang
tamu, ternyata dia langsung ngajak aku masuk ke kamarnya. Sejuk banget kamarnya
karena ada AC, perabotanya juga lengkap, kayak kamar Bonyok aku, ada TV kulkas
lemari dan kamar mandi sendiri. Acara belajar dan mengajar itu ternyata nggak
lama, soalnya dia ngajakin aku nonton Video ( waktu itu Video masih barang
mewah). "Dan, nonton film aja yuk, mau kan ? " gitu katanya. Aku langsung
setuju, aku pikir kapan lagi aku bisa nonton Video dikamar ceweku, he he he.
"Boleh, Film apa Vi ? aku tanya gitu. "Ada dech, kamu pasti suka kok Dan".
Akhirnya dia setel film itu. Dan aku baru sadar kalo itu Blue Film, yang selama
ini cuma aku denger ceritanya dari temen2x aku. Serius banget kita nonton Film
itu, apa lagi aku yang baru pertama kali, baru lihat awalnya aja, penisku udah
tegang setegang-tegangnya. Dan celakanya Elvi tahu itu. Elvi merebahkan
kepalanya di pangkuanku, kepalnya langsung kena ke penisku yang tegang. Aduh
mak, enak banget, karena kenikmatan itu, secara nggak sengaja aku belai kepala
Elvi, makin lama belaianku makin kuat. Elvi pun makin menggeliat-geliatkan
kepalanya diatas penisku. Ini bikin aku tambah kelimpungan.
Tiba-tiba Elvi mendongakan kepalanya keatas, menatapku dengan sayu. Trus dia
bilang, "Dan, cium aku Dan", bibirnya yang merekah sexy berwarna merah muda agak
sedikit membuka. Aku yang udah dari tadi dihinggapi nafsu yang sangat tinggi
langsung tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Kulumat bibir Elvi dengan
lembut, tetapi lama-kelamaan semakin kuat ciumanku, dan Elvi juga
mengimbanginya. Dia menyisipkan lidahnya dimulutku, aku merasakan kenikmatan
yang tidak pernah aku rasain sebelumnya. Langsung saja dengan nekat kutarik
tangan Elvi dan arahkan ke penisku. Elvi langsung meremas-remas penisku. Wowww,
rasanya nikmat banget. Aku makin kesetanan aku buka kancing baju Elvi
satu-persatu. Elvi membantuku untuk membuka bajunya sendiri. lalu dia campakan
bajunya di karpet kamarnya. Kulihat dada mulus Elvi yang lumayan besar.menyembul
dibalik BH-nya yang berwarna krem. Sebenarnya aku udah nggak tahan untuk membuka
BH-nya, tapi aku pengen buka rok-nya dulu. Ternyata Elvi lebih ber-inisiatif,
dia langsung menanggalkan roknya ke bawah, sehingga praktis Elvi hanya
menggunakan BH dan celana dalam saja. Ciuman Elvi semakin bernafsu, aku membuka
pengait BH-nya yang ada di depan. Dan seketika buah dadanya terlihat oleh ku.
Didorong oleh nafsu yang sudah menggila aku langsung menjilati dan menghisap
putting susunya yang kemerahan meruncing dan sedikit berkilap. Gerakan dan desah
nafas Elvi semakin benafsu, dan ini menambah gairahku. Elvi menjambak rambutku
dan mendorong kepalaku sampai terbenam di dadanya yang putih dan mulus. Aku
semakin menggila, kugigit lembut putting susunya, dan "ouhhh achhhhhh, terus
Dan", begitu jerit Elvi. Tiba-tiba tangan Elvi bergerak cepat ke celanaku dia
membuka pengait celanaku dan memasukan tanganya yang ramping ke balik celana
dalamku. Dia meremas dan mengocok penisku dengan lembut sambil mengusap kepala
penisku dengan ibu jarinya. Sekarang gantian aku yang kelimpungan dibuatnya. Aku
nggak sangka Elvi senekat itu. Aku jadi nggak ragu-ragu lagi untuk melepaskan
celana dalamnya. Dan rupanya Elvi sudah menunggu respon dari aku ini. Elvi
langsung merebahakn badanya ke ranjang kamarnya yang empuk dan kedua kakinya
dengan posisi mengangkan dihadapanku. jantungku berdegup dengan keras melihat
pemandangan ini, maklum aku nggak pernah melakukan hal seperti ini sebelumnya,
jika tindakanku tadi benar-benar mengena, maka ini dikarenakan Blue Film yang
kita tonton berdua dan 50% naluri.
"Danny, sini Dan….." kata Elvi menyuruhku untuk tidur disampingnya. Aku naik ke
tempat tidurnya tapi bukan untuk tidur, tetapi aku menghisap dan menjilati
putting susu Elvi lagi. Elvi melenguh kuat, tanganku bergerak dari arah buah
dadanya ke arah pusar dan terus kebawah, tanganku mulai masuk ke liang
vaginanya. Aku baru akan mempraktekan apa yang sudah aku tonton dari Blue Film
itu. Elvi semakin mendesah-desah dengan kuatnya, sementara tangan kiri Elvi
sibuk mengocok-ngocok penisku yang sudah membesar dan tegang.
Vagina Elvi semakin lama semakin basah sehingga jemariku semakin lancar untuk
bergerak didalamnya. Tiba-tiba Elvi mengerang dengan kuat, dia menjambak
rambutku dengan kuat pinggulnya dinaikannya keatas dan kemudian dia lemas
seketika. Kukira aku udah melakukan kesalahan, tetapi mata Elvi yang semula
terpejam rapat, terbuka kembali memandangku dengan sayu. "Makasih ya Dan", gitu
katanya, untuk apa aku pikir. "Aku udah puas, sekarang giliran kamu". Aku
bengong menatapnya. Lalu Elvi mendorong tubuhku kebelakang sehingga aku dalam
posisi terlentang. Penisku bebas mengacung keatas. Lalu Elvi meraih penisku dan
tangannya mulai bergerak naik turun dengan lembut. Aku blingsatan dibuatnya
semakin lama denyutan pada penisku semakin kuat, dan badanku pun mulai
mengejang. Elvi semakin kuat mengocok penisku, dan tiba-tiba tumpahlah air
kenikmatan itu sehingga membasahi sprey dan sebagian wajah Elvi yang kebetulan
ada di dekat penisku.
Technorati Tags: kontol, memek jawa, memek abg
Powered by ScribeFire.

0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda